Minggu, 28 Desember 2008

Gerakan Shalat Dalam Perspektif Kesehatan



“ Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya
( QS. At Tiin:4)”

Betapa mulianya Allah yang telah menciptakan kita dengan begitu sempurna dan bahkan tidak cacat sedikitpun dalam perhitungannya. Hanya saja terkadang kita yang kurang bersyukur. Tidak menjaga nikmat-Nya sehingga segala sistem sempurna yang Allah buat untuk kita, kita rusak begitu saja akibatnya menyebabkan sistem keseimbangan itu menjadi terganggu dan pada akhirnya merusak diri kita sendiri. Tapi walaupun begitu Allah tetap menuntun kita untuk terus menjaga dan memperbaiki diri agar segala sesuatu yang rusak bisa kembali menjalankan fungsinya dengan benar.

Shalat merupakan satu gerakan fenomenal yang Allah hadirkan bagi umat muslim karena didalamnya terdapat ritual dinamis yang menggabungkan antara keseimbangan fisik dan ruhani. Didalam shalat ada gerakan berolahraga, ada pula gerakan meditasi. Sehingga Allah mengatakan bahwa shalat dapat mencegah diri kita dari perbuatan yang keji dan mungkar. Ironisnya tidak sedikit orang yang shalat tetapi kelakuannya tidak seperti layaknya seorang muslim. Lalu shalat seperti apa yang membuat kita dapat terhindar dari perbuatan keji dan mungkar? Ketika berfikir tentang satu hal ini saya ingat tentang kuliah thibbun nabawi yang pernah saya dapatkan sewaktu mengikuti pelatihan intibah. Bahwa dibalik gerakan shalat terdapat rahasia yang luar biasa indah jika kita mau merenungkannya.

  1. Posisi berdiri tegak dalam shalat mengajak kita untuk memberikan keleluasaan yang luar biasa. Diantaranya adalah memperbaiki organ jantung. Secara tidak kita sadari kalau kita sedang kesal, sedang sedih, sedang gembira…tangan kita secara refleks mengelus-elus dada. Kegiatan mengelus/meletakkan tangan diatas dada merangsang kerja hormon hipotalamus yang akan memberikan efek ketenangan kepada kita. Seperti layaknya orang yang melakukan gerakan sedekap dalam sholat. Sedekap didalam sholat yang benar adalah meletakkan kedua tangan persis didepan dada kita. Bukan diatas perut seperti yang sering kita lihat pada umumnya. Salah satu manfaat yang lain adalah ketika kita takbir, mengangkat tangan sampai kedua telinga dengan sedikit memberikan tekanan kebelakang pada ruas bahu kita, akan memperbaiki organ pernafasan dan jantung.




  1. Posisi ruku’ yang benar adalah dalam kondisi menekuk 90 derajat, tulang belakang tetap lurus tidak melengkung. Posisi ini bisa kita dapati jika posisi berdiri kita benar-benar dalam keadaan tegak dan dari mulai proses berdiri sampai rukuk kita tetap menjaga lurusnya tulang punggung kita. Dalam posisi ini seluruh urat yang berada dikaki kita akan tertarik (terjadi peregangan pada urat-urat kaki). Baik sekali bagi mereka yang memiliki masalah persendian tulang belakang, rematik, perut, penyakit-penyakit lain yang berhubungan dengan organ vital.

“Jika kamu ruku, letakkan kedua tanganmu pada kedua lututmu dan luruskan punggungmu serta tekankan tanganmu untuk ruku”
(HR Ahmad dan Abu Daud dengan sanad sahih)


  1. Posisi salam yang baik yaitu benar-benar berputar sampai lebih dari 90 derajat (kalau Rasul bilang…sampai orang yang di belakang kita benar-benar bisa melihat sebelah pipi kita) salam yang benar memberikan efek berupa peregangan terhadap otot-otot bahu dan leher karena mencegah terjadinya pengapuran di leher.

  1. Posisi duduk yang baik akan memberikan peregangan yang sempurna bagi otot-otot pinggang dan perut.

  1. Posisi Sujud.

Rasulullah SAW bersabda,


“Apabila engkau sujud, tekanlah wajahmu dan kedua tanganmu ke tanah sehingga setiap ruas tulangmu kembali ke tempatnya.”
(HR Ibnu Khuzaimah dengan sanad Hasan)


Diantara semua posisi shalat, yang paling menakjubkan menurut saya adalah posisi sujud. Untuk mendapatkan efek yang baik dalam posisi sujud harus dimulai dari bagaimana sikap kita ketika I’tidal menuju sujud. Dalam posisi ini kedua kaki kita letakkan terlebih dahulu baru kemudian letakkan kedua tangan kita sejajar dengan bahu/kedua mata. Saat berpindah dari posisi berdiri/duduk menuju posisi sujud atau sebaliknya kekuatan kita bertumpu ditangan bukan dibadan (seperti gerakan mengangkat/menurunkan bandan saat push up). Kondisi seperti ini akan memperbaiki organ-organ yang berhubungan dengan lengan dan bahu kita. Ketika sujud hendaknya posisi tulang belakang kita tetap lurus dan seluruh bagian yang ada dimuka kita menyentuh bumi.Sujud kita membentuk posisi 45 derajat.

Dalam AlQur an Allah SWT berfirman,
"Dan Kami mengetahui bahwa dada kamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah engkau diantara orang yang bersujud (AlHijr 97-98)"

Ayat ini menggambarkan sujud sebagai salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membuat hati menjadi tenang. Dalam kuliah kiropraksi (terapi pembetulan tulang belakang) yang pernah saya pelajari, dikatakan bahwa orang yang psikologisnya sedang mengalami rasa sedih yang mendalam biasanya cara berdirinya tidak tegak dan cenderung melipat kedua bahu kedepan (mungkin ini yang dsebut dalam surat Al Hijr sebagai dada yang sempit-jika ditinjau dari aspek kesehatan). Kondisi bahu seperti ini menyebabkan paru-paru menjadi tertekan dan pesakit tidak akan bisa bernafas secara lega (nafasnya pendek-pendek). Padahal tubuh kita membutuhkan suplai oksigen yang cukup untuk memperbaiki seluruh jaringan yang ada di dalam tubuh. Posisi sujud yang benar akan membuka rongga-rongga dada sehingga mempermudah masuknya oksigen keparu-paru.

Tahukah kita? Saat sujud berlangsung, aliran darah yang membawa oksigen secara otomatis masuk kedalam pembuluh-pembuluh darah diotak kita, kemudian pengalirannya terjadi sampai ujung-ujung pembuluh darah kapiler (kejadian ini hanya akan kita dapati ketika bersujud).Hal ini menyebabkan syaraf-syaraf otak menjadi rileks…nyaman sekali. Itulah sebabnya orang yang senantiasa bersujud biasanya sabar dalam menghadapi hidup, ketika menghadapi masalah dia mampu berfikir jernih, orang-orang seperti ini biasanya jarang pikun.

Posisi sujud juga sangat baik bagi mereka yang memiliki gangguan usus dan organ vital karena posisi ini secara otomatis akan mengurangi terjadinya penumpukan faeces yang tidak wajar didalam usus. Jika penumpukan faeces yang tidak wajar terjadi di bagian atas usus besar (prolapsus) akan menyebabkan terjadinya penekanan ke organ vital yang secara otomatis akan menyebabkan gangguan.Pada wanita misalnya sakit yang sangat saat haid/ gejala menopause dini, sedangkan pada laki-laki misalnya dapat menyebabkan terjadinya ejakulasi dini. Jika penumpukan faeces yang tidak wajar terjadi di bagian samping/bawah usus besar (balooned sigmoid) akan menyebabkan organ ginjal tertekan dan menyebabkan terjadinya berbagai gangguan pada ginjal. Posisi sujud juga baik sekali untuk penderita maag dan penyakit-penyakit lainnya yang berhubungan dengan lambung dan usus, penyakit rematik, ginjal, masalah gangguan tulang belakang dan bahkan hampir semua penyakit bisa sembuh dengan terapi memperpanjang sujud.

Subhanallah bukan? Diantara posisi lainnya, posisi sujud adalah posisi yang paling lengkap untuk menjadi solusi bagi masalah kesehatan sekaligus merupakan posisi yang paling dicintai Allah (bukankan Allah menurunkan rahmat pada tempat yang dicintainya?). Dalam sebuah hadist dikatakan bahwa " Seorang hamba tidak akan pernah lebih dekat kepada Allah SWT. Kecuali ketika ia tengah bersujud " (HR Muslim). Maka Rasulullah menganjurkan kita untuk memperpanjang sujud serta memperbanyak doa dan penyesalan.

Inilah karunia yang Allah berikan kepada umat muslim. Ketika Allah melihat kita sedang bersujud, menghinakan diri di hadapan-Nya, tenggelam dalam pengakuan atas dosa-dosa dan kekerdilan kita, mengaku hanya butuh kepada Dia…selain Dia adalah kecil. Allah langsung membetulkan segala spare part kita yang rusak. Servis special dari Allah untuk ahli sujud .

Kalau sudah begini menurut saya istilah “Mensana Incorporisano (didalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat)” sudah harus dibuang jauh-jauh. Karena pada kenyataannya banyak orang yang tubuhnya sehat tapi pikiran dan hatinya kotor sehingga yang muncul adalah jiwa-jiwa koruptor, provokator, plagiator, diktator, dan sikap error lainnya.

Istilah Mensana Incorporisano menurut saya tidak sejalan dengan nilai-nilai thibbun nabawi yang menjunjung tinggi nilai-nilai Illahiyah dalam sebuah teknik pengobatan. Tapi…wajarlah karena istilah ini dibuat dengan kiblat kedokteran barat (bukankah orang-orang barat suka memutar balikkan fakta?). Seharusnya istilah ini dibalik sehingga menjadi sejalan dengan norma-norma thibbun nabawi “ Didalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang kuat”. Karena jiwa yang sehat adalah jiwa yang selalu cenderung pada Allah dan Rasul-Nya. Dengan kata lain menjadikan Allah dan Rasul sebagai SOP (Standard Operating Procedures) dalam kehidupannya. Rasulullah SAW bersabda barang siapa yang menginginkan dunia (jasad), dia akan mendapat dunia (jasad) dan barang siapa yang menginginkan akhirat (ruh) dia akan mendapatkan dunia (jasad) dan akhirat (ruh).

Ilmu Allah itu begitu luas dan terkadang memang tidak terjangkau oleh akal kita. Meskipun begitu Allah tetap menyuruh kita untuk selalu berfikir… berfikir…dan berfikir karena dalam proses inilah kita dapat mengetahui eksistensi Allah yang sesungguhnya dan memahami bahwa Allah adalah esensi yang tidak bisa dipahami dengan logika semata.

Wallahu a’lam bishowab

Minggu, 21 Desember 2008

Ibnu Sina Sang Legenda Kedokteran Islam

Sering sekali kita mendengar mengenai sejarah para pemikir dari dunia barat tak terkecuali di bidang kedokteran. Penemuan-penemuan mereka masih digembar-gemborkan hingga saat ini. Tapi pernahkahsistem pengajaran di tempat kita (selain pelajaran Agama Islam) mengemukakan penemuan-penemuan para ilmuwan Islam. Saya rasa belum ada kecuali bagi mereka yang bersekolah di sekolah-sekolah Islam.

Pada jaman peradaban kuno dahulu seseorang tidak hanya mengusasai satu keilmuan saja. Hampir semua teori mereka pelajari; sebagai contoh adalah Aristoteles, Ibnu Sina, Rufus of Ephesus, dll.
A.Latar Belakang Lahirnya Kedokteran Islam

Pada sub-bab ini saya tampilkan tulisan dari aanchoto (http://smaniva.blogspot.com), karena menurut saya tulisannya sudah tersusun sistematis dan rapi. Berikut tulisannya:

`’Ilmu kedokteran tak lahir dalam waktu semalam,” ujar Dr Ezzat Abouleish MD dalam tulisannya berjudul Contributions of Islam to Medicine. Studi kedokteran yang berkembang pesat di era modern ini merupakan puncak dari usaha jutaan manusia, baik yang dikenal maupun tidak, sejak ribuan tahun silam.

Saking pentingnya, ilmu kedokteran selalu diwariskan dari generasi ke generasi dan bangsa ke bangsa. Cikal bakal ilmu medis sudah ada sejak dahulu kala. Sejumlah peradaban kuno, seperti Mesir, Yunani, Roma, Persia, India, serta Cina sudah mulai mengembangkan dasar-dasar ilmu kedokteran dengan cara sederhana.

Orang Yunani Kuno mempercayai Asclepius sebagai dewa kesehatan. Pada era ini, menurut penulis Canterbury Tales, Geoffrey Chaucer, di Yunani telah muncul beberapa dokter atau tabib terkemuka. Tokoh Yunani yang banyak berkontribusi mengembangkan ilmu kedokteran adalah Hippocrates atau `Ypocras’ (5-4 SM). Dia adalah tabib Yunani yang menulis dasar-dasar pengobatan.

Selain itu, ada juga nama Rufus of Ephesus (1 M) di Asia Minor. Ia adalah dokter yang berhasil menyusun lebih dari 60 risalat ilmu kedokteran Yunani. Dunia juga mengenal Dioscorides. Dia adalah penulis risalat pokok-pokok kedokteran yang menjadi dasar pembentukan farmasi selama beberapa abad. Dokter asal Yunani lainnya yang paling berpengaruh adalah Galen (2 M).

Ketika era kegelapan mencengkram Barat pada abad pertengahan, perkembangan ilmu kedokteran diambil alih dunia Islam yang tengah berkembang pesat di Timur Tengah. Menurut Ezzat Abouleish, seperti halnya lmu-ilmu yang lain, perkembangan kedokteran Islam melalui tiga periode pasang-surut.

Periode pertama dimulai dengan gerakan penerjemahan literatur kedokteran dari Yunani dan bahasa lainnya ke dalam bahasa Arab yang berlangsung pada abad ke-7 hingga ke-8 Masehi. Pada masa ini, sarjana dari Syiria dan Persia secara gemilang dan jujur menerjemahkan litelatur dari Yunani dan Syiria kedalam bahasa Arab.

Buah pikiran para tabib di era Yunani Kuno secara gencar dialihbahasakan. Adalah Khalifah Al-Ma’mun dari Diansti Abbasiyah yang mendorong para sarjana untuk berlomba-lomba menerjemahkan literatur penting ke dalam bahasa Arab. Khalifah pun menawarkan bayaran yang sangat tinggi, berupa emas, bagi para sarjana yang bersedia untuk menerjemahkan karya-karya kuno.

Sejumlah sarjana terkemuka ikut ambil bagian dalam proses transfer pengetahuan itu. Tercatat sejumlah tokoh seperti, Jurjis Ibn-Bakhtisliu, Yuhanna Ibn Masawaya, serta Hunain Ibn Ishak ikut menerjemahkan literatur kuno. Selain melibatkan sarjana-sarjana Islam, tak sedikit pula dari para penerjemahan itu yang beragama Kristen. Mereka diperlakukan secara terhormat oleh penguasa Muslim.

Proses transfer ilmu kedokteran yang berlangsung pada abad ke-7 dan ke-8 M membuahkan hasil. Pada abad ke-9 M hingga ke-13 M, dunia kedokteran Islam berkembang begitu pesat. Sejumlah RS (RS) besar berdiri. Pada masa kejayaan Islam, RS tak hanya berfungsi sebagai tempat perawatan dan pengobatan para pasien, namun juga menjadi tempat menimba ilmu para dokter baru.

Tak heran, bila penelitian dan pengembangan yang begitu gencar telah menghasilkan ilmu medis baru. Era kejayaan peradaban Islam ini telah melahirkan sejumlah dokter terkemuka dan berpengaruh di dunia kedokteran, hingga sekarang. `’Islam banyak memberi kontribusi pada pengembangan ilmu kedokteran,” papar Ezzat Abouleish.

Sekolah kedokteran pertama yang dibangun umat Islam sekolah Jindi Shapur. Khalifah Al-Mansur dari Dinasti Abbasiyah yang mendirikan kota Baghdad mengangkat Judis Ibn Bahtishu sebagai dekan sekolah kedokteran itu. Pendidikan kedokteran yang diajarkan di Jindi Shapur sangat serius dan sistematik. Era kejayaan Islam telah melahirkan sejumlah tokoh kedokteran terkemuka, seperti Al-Razi, Al-Zahrawi, Ibnu-Sina, Ibnu-Rushd, Ibn-Al-Nafis, dan Ibn- Maimon.

Al-Razi (841-926 M) dikenal di Barat dengan nama Razes. Pemilik nama lengkap Abu-Bakr Mohammaed Ibn-Zakaria Al-Razi itu adalah dokter istana Pangerang Abu Saleh Al-Mansur, penguasa Khorosan. Ia lalu pindah ke Baghdad dan menjadi dokter kepala di RS Baghdad dan dokter pribadi khalifah. Salah satu buku kedokteran yang dihasilkannya berjudul ‘Al-Mansuri’ (Liber Al-Mansofis).

Ia menyoroti tiga aspek penting dalam kedokteran, antara lain; kesehatan publik, pengobatan preventif, dan perawatan penyakit khusus. Bukunya yang lain berjudul ‘Al-Murshid’. Dalam buku itu, Al-Razi mengupas tentang pengobatan berbagai penyakit. Buku lainnya adalah ‘Al-Hawi’. Buku yang terdiri dari 22 volume itu menjadi salah satu rujukan sekolah kedokteran di Paris. Dia juga menulis tentang pengobatan cacar air.

Tokoh kedokteran lainnya adalah Al-Zahrawi (930-1013 M) atau dikenal di Barat Abulcasis. Dia adalah ahli bedah terkemuka di Arab. Al-Zahrawi menempuh pendidikan di Universitas Cordoba. Dia menjadi dokter istana pada masa Khalifah Abdel Rahman III. Sebagain besar hidupnya didedikasikan untuk menulis buku-buku kedokteran dan khususnya masalah bedah.

Salah satu dari empat buku kedokteran yang ditulisnya berjudul, ‘Al-Tastif Liman Ajiz’an Al-Ta’lif’ - ensiklopedia ilmu bedah terbaik pada abad pertengahan. Buku itu digunakan di Eropa hingga abad ke-17. Al-Zahrawi menerapkan cautery untuk mengendalikan pendarahan. Dia juga menggunakan alkohol dan lilin untuk mengentikan pendarahan dari tengkorak selama membedah tengkorak. Al-Zahrawi juga menulis buku tentang tentang operasi gigi.

Dokter Muslim yang juga sangat termasyhur adalah Ibnu Sina atau Avicenna (980-1037 M). Salah satu kitab kedokteran fenomela yang berhasil ditulisnya adalah Al-Qanon fi Al- Tibb atau Canon of Medicine. Kitab itu menjadi semacam ensiklopedia kesehatan dan kedokteran yang berisi satu juta kata. Hingga abad ke-17, kitab itu masih menjadi referensi sekolah kedokteran di Eropa.

Tokoh kedokteran era keemasan Islam adalah Ibnu Rusdy atau Averroes (1126-1198 M). Dokter kelahiran Granada, Spanyol itu sangat dikagumi sarjana di di Eropa. Kontribusinya dalam dunia kedokteran tercantum dalam karyanya berjudul ‘Al- Kulliyat fi Al-Tibb’ (Colliyet). Buku itu berisi ramngkuman ilmu kedokteran. Buku kedokteran lainnya berjudul ‘Al-Taisir’ mengupas praktik-praktik kedokteran.

Nama dokter Muslim lainnya yang termasyhur adalah Ibnu El-Nafis (1208 - 1288 M). Ia terlahir di awal era meredupnya perkembangan kedokteran Islam. Ibnu El-Nafis sempat menjadi kepala RS Al-Mansuri di Kairo. Sejumlah buku kedokteran ditulisnya, salahsatunya yang tekenal adalah ‘Mujaz Al-Qanun’. Buku itu berisi kritik dan penmbahan atas kitab yang ditulis Ibnu Sina.

Beberapa nama dokter Muslim terkemuka yang juga mengembangkan ilmu kedokteran antara lain; Ibnu Wafid Al-Lakhm, seorang dokter yang terkemuka di Spanyol; Ibnu Tufails tabib yang hidup sekitar tahun 1100-1185 M; dan Al-Ghafiqi, seorang tabib yang mengoleksi tumbuh-tumbuhan dari Spanyol dan Afrika.

Setelah abad ke-13 M, ilmu kedokteran yang dikembangkan sarjana-sarjana Islam mengalami masa stagnasi. Perlahan kemudian surut dan mengalami kemunduran, seiring runtuhnya era kejayaan Islam di abad pertengahan.

B.Ibnu Sina

Ibnu Sina atau yang sering juga disebut Avicena ini bernama asli Abu Ali Husein bin Abdillah bin Hasan bin Ali bin Sina adalah seorang Persia yang lahir pada tahun 370 Hijriyah atau sekitar 980 Masehi di sebuah desa yang bernama Khormeisan(sumber lain menyebut dengan Afsyahnah) dekat Bukhara, sekarang wilayah Uzbekistan (kemudian sekarang Persia, Iran). Sejak kanak-kanak, Ibnu Sina yang bermadzhab Ismailiyah ini sudah akrab dengan pembahasan ilmiah terutama yang diajarkan ayahnya. Pada waktu itu, ayahnya adalah seorang gubernur di suatu daerah pemukiman bernama Nuh Ibnu Mansur yang merupakan bagian Afghanistan(dan juga Persia, Iran). Ayahnya ini menginginkan anaknya dididik dengan baik di Bukhara. Karena kecerdasannya yang sangat luar biasa, seorang guru sampai sempat berpesan kepada ayahnya agar kelak Ibnu Sina jangan sampai terjun ke dalam pekerjaan apapun selain hanya untuk menimba ilmu.

Ibnu Sina secara cepat dapat mengusasai banyak keilmuan di usia muda, dan beliau menjadi terkenal hingga suatu saat ketika beliau masih berumur 17 tahun diberi kehormatan untuk memeriksa keadaan Raja Bukhara Nuh bin Mansur yang saat itu sedang menderita penyakit yang kronis pada perutnya, yang saat itu dokter-dokter istana tidak mampu untuk menanganinya. Karena keberhasilannya ini, beliau akhirnya diijinkan untuk memasuki perpustakaan istana Samani yang besar. Beliau mengatakan hampir semua buku yang dicarinya sejak dahulu ada di situ, dan banyak buku-buku luar biasa yang belum pernah diketahuinya. Beliau banyak menyibukkan diri di sini sembari menuliskan karya-karyanya seperti Al-Qanun(di sumber lain dikatakan bahwa kitab Al-Qanun Fi Al-Tibb ini mulai dituliskan di kota Rayy dan Hamadan) yang berisi masalah-masalah di bidang kedokteran, dan Al-Syifa’ yang merupakan ensiklopedi masalah-masalah filsafat. Karya-karya besar inilah yang nantinya akan memberi banyak manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Kenapa dua kitab ini yang paling sering disebut-sebut?Sebagaimana diketahui, sekalipun Ibnu Sina pandai dalam banyak ilmu pengetahuan(seperti matematika, metafisika, astronomi, logika, falsafah, tafsir, politik, dan bahkan musik), tetapi ilmu filsafat dan kedokteran inilah yang sama-sama kuat berada dalam dirinya.

Jika kalian mencoba membayangkan seberapa jauh kecerdasan seorang Ibnu Sina, maka akan saya berikan contohnya; Ketika berumur sepuluh tahun, beliau sudah berhasil untuk menghafal Al-Qur’an(sumber lain mengatakan 5 tahun); Umur 16 tahun beliau sudah berhasil menjadi tabib yang terkenal hingga akhirnya dia mendapat penghormatan seperti disebut di atas pada umur 17 tahun, dan umur 18 tahun beliau sudah terkenal sebagai seorang dokter.
C.Pengembaraan Sang Ibnu Sina

Jika kalian pikir bahwa keilmuan Ibnu Sina hanya berasal dari satu guru yang ditunjuk ayahnya tersebut, kalian salah besar. Beliau bukan orang yang cerdas hanya karena faktor keberuntungan berada dalam keluarga yang mampu. Ibnu Sina mulai belajar sendiri ketika umur 16 tahun dan beliau terkenal dengan citranya sebagai seorang pengembara. Pengembaraannya inilah yang akhirnya menemukan beliau pada guru-guru yang baru. Awal pengembaraannya dimulai setelah hari kematian ayahnya(tetapi di sumber lain dikatakan bahwa ayahnya meninggal saat usia Ibnu Sina 22 tahun). Tempat yang menjadi tujuan awal pengembaraan setelah hari duka tersebut adalah Jurjan, sebuah kota besar di Timur Tengah. Di sini Ibnu Sina bertemu dengan seorang guru bernama Abu Raihan Al-Biruni yang merupakan sastrawan dan ulama besar.

Setelah itu, beliau melanjutkan perjalanan ke Rayy dan selanjutnya Hamadan(Iran). Di tempat ini beliau banyak berjasa terhadap raja Hamadan. Di sepanjang pengembaraannya tadi, beliau tak henti-hentinya menuliskan ilmu-ilmu pengetahuan baru yang tertuang dalam kitab-kitab.

Tetapi perlu diketahui, bahwa sebenarnya yang menjadi guru awal bagi Ibnu Sina adalah ayahnya sendiri yang bernama Abdullah Natalia, seorang alim yang memperoleh keilmuannya di bidang kedokteran dari seorang kristian bernama Isa Yahya.

D.Keilmuan yang Tak Pernah Mati

Sampai saat ini, keilmuan Ibnu Sina masih banyak digunakan di seluruh dunia. Sebagai contoh, sampai abad ke-17 kitab Al-Qanun(The Canon of Medicine) masih menjadi referensi di sekolah kedokteran Eropa. Dan saat ini kitab itu disimpan di universitas Oxford, Amerika.

Lalu, kenapa kitab Ibnu Sina lebih diperhitungkan daripada kitab seorang filsuf Yunani yang terkenal Aristoteles, padahal buku terjemahannya menjadi sumber bacaan Ibnu Sina itu sendiri? Saat itu karangan Aristoteles banyak yang hilang, dan sekalipun ditemukan, susunan karangan Aristoteles sulit dipahami, tidak seperti tulisan Ibnu Sina yang tersusun secara sistematis dan lengkap. Sampai-sampai ada seorang filosof Eropa Barat yang terkenal pada abad pertengahan bernama Roger Bacon mengatakan “Sebagian besar filsafat Aristoteles sedikitpun tak dapat memberi pengaruh di Barat, karena kitabnya tersembunyi entah dimana, dan sekiranya ada, sangat sukar sekali didapatnya dan sangat susah dipahami dan digemari orang karena peperangan - peperangan yang meraja lela di sebeleah Timur, sampai saatnya Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd dan juga pujangga Timur lain membuktikan kembali falsafah Aristoteles disertai dengan penerangan dan keterangan yang luas.�

Dalam bidang materia medica (pengobatan), Ibnu Sina menemukan banyak bahan nabati baru seperti Zanthoxyllum budrunga, dimana tumbuh-tumbuhan ini banyak membantu dalam mengobati radang selaput otak (meningitis).

Ibnu Sina juga menemukan teori sistem peredaran darah manusia untuk yang pertama kalinya, 600 tahun sebelum William Harvey akhirnya juga mengemukakan teori ini yang sebenarnya hanya menyempurnakan teori dari Ibnu Sina.

Beliau jugalah yang pertama kali mempraktekkan pembedahan penyakit-penyakit bengkak yang ganas dan kemudian menjahitnya.

Tidak berhenti hanya sampai di situ, beliau juga terkenal dengan dokter ahli jiwa dengan cara-cara modern yang kini disebut psikoterapi.
sumber :http://3schizodhi.co.cc/?p=184#more-184

Rabu, 17 Desember 2008

Dasar-Dasar herbalogi islam (bag 2)

Kalau bahasan herbalogi yang lalu adalah mengenai pembagian herba berdasarkan sifat panas-dinginnya, pembahasan kali ini adalah pembagian herba berdasarkan derajat keampuhannya. Dalam teori nya ilmu kedokteran islam membagi herba atas delapan derajat keampuhan yaitu empat derajat untuk herba dingin dan empat derajat untuk herba panas. Masing-masing derajat memiliki karakteristik berbeda. Tetapi secara umum baik herba panas maupun herba dingin memiliki karakteristik sebagai berikut :

 Derajat pertama
Herba – herba pada zona ini biasanya akan mempengaruhi metabolisme tetapi tidak tampak secara fisik. Perubahan yang berangsur-angsur lama dan tidak disadari bagi yang mengkonsumsinya. Contoh memberikan efek awet muda atau panjang umur.

 Derajat kedua
Herba-herba yang berada pada zona ini umumnya menyebabkan perubahan metabolisme tubuh namun pada akhirnya dapat di kuasai oleh tubuh (artinya tubuh dapat menerima dan memberikan feed back yang baik) secara fisik perubahan ini dapat dirasakan lebih cepat tentunya dari pada derajat pertama. Contoh membuat orang berkeringat, membuat badan menjadi hangat, membuat badan menjadi lebih segar,dll.

 Derajat ketiga
Tidak dipengaruhi oleh tubuh tetapi mempengaruhi tubuh. Semua bahan obata-obatan kimia termasuk dalam kategori ini. Oleh karena itu harus ada kehati-hatian dalam menggunakannya. Pada penggunaan yang terus menerus akan mengakibatkan tekanan pada fungsi-fungsi tubuh.

 Derajat keempat
Menyebabkan berhentinya fungsi tubuh. Yang termasuk dalam zona ini adalah racun dan bahan-bahan kimia. Bahan obat-obatan kimia yang sekarang banyak sekali dipakai adalah racun yang dimasukkan kedalam tubuh yang sifatnya menkan fungsi-fungsi tertentu. Beberapa herba juga ada yang bersifat racun. Penggunaan bahan ini masih di mungkinkan jika keadaan memaksa dan harus dibawah penanganan dokter/tabib yang professional. Dalam kedokteran Islam penggunaan herba pada derajat keempat sangat jarang dipergunakan dengan kata lain menjadi alternatif terakhir dalam sebuah pengobatan. (Islam itu lembut…yah…dalam ilmu kedokterannya saja masih menjaga keseimbangan fungsi organ yang lain ). Tetapi dalam kedokteran barat justru ini menjadi pilihan utama belum lagi ditambah dengan masuknya sejumlah benda-benda haram kedalam obat-obatan kimia (gimana mau sehat…).Rasulullah SAW bersabda “Allah tidak menjadikan barang yang haram sebagai obat” (HR.Muslim)

Pemahaman yang benar tentang herba akan mengajak kita untuk mengetahui tentang khasiat dan kegunaan herba itu sendiri sehingga kita pun bisa melakukan self healing terhadap diri sejak dini.

Ada satu hal yang harus kita sadari bahwa sudah menjadi fitrah Allah bahwa semakin menuju akhir zaman…maka kutub-kutub kebaikan dan kutub-kutub keburukan akan semakin terpolarisasi (makin jelas terlihat ) dan sekarang pun mereka yang membenci islam sudah semakin menunjukkan jati dirinya. Ironisnya negara-negara yang membenci islam adalah mereka yang menguasai dunia pengobatan. Anda saja suatu hari mereka bersatu melakukan pemboikotan terhadap obat-obatan untuk negara-negara muslim….kemanakah kita akan berkiblat selain kembali pada ajaran Rasulullah? Lalu apakah kita kan menyadari hal tersebut justru setelah semuanya terjadi? terlalu terlambat… Maka sebelum itu terjadi…mari sama-sama kita (berjama’i) menyampaikan ilmu ini pada siapapun…kapanpun dan dengan cara apapun…insya Allah akan menjadi kebaikan yang terus mengalir bagi diri kita hingga akhirat kelak. Sesungguhnya kita adalah da’i.

Wallahu a’lam bishowab

Membersihkan kantong empedu

Ada artikel menarik…tentang batu empedu dari Dr Chiu-Nan. Semoga bermanfaat 

Indikasi awal kanker dan tumor biasanya diawali dengan penuhnya kantung empedu dengan batu. Semua orang cenderung emepdunya berisi batu, tetapi pada kondisi tertentu akan menjadi penyakit.
Batu empedu tak banyak dirisaukan orang tapi sebenarnya semua perlu tahu karena batu empedu bisa berakhir dengan penyakit kanker. Kanker sendiri tidak pernah muncul sebagai penyakit pertama, umumnya didahului oleh penyakit-penyakit yang lain. Hasil dari sebuah penelitian mengemukakan bahwa mereka yang terkena kanker biasanya ditemukan banyak batu empedu dalam tubuhnya. Gejala awal dari batu empedu biasanya adalah perasaan penuh diperut, (‘enek, busung) sehabis makan. Perasaan kurang tuntas mencerna makanan ada tambahan rasa nyeri pada ginjal. Cobalah untuk memulai pengobatan dari sesuatu yang lebih alami…pengobatan ini juga baik sekali untuk mereka yang memiliki gangguan lever (hati).
Tips di bawah ini telah berhasil dicobakan bagi banyak orang dan akan mengajak anda untuk mau membersihkan empedu secara rutin dengan biaya yang murah.
Selama lima hari berturut-turut minumlah empat gelas sari buah apel segar atau makanlah empat atau lima buah apel. Apel berkhasiat melembutkan batu empedu. Selama masa ini anda boleh makan seperti biasa. Pada hari keenam jangan makan malam. Jam 6 petang, telanlah satu sendok teh garam inggris dengan segelas air hangat. Lakukan hal yang sama pada jam 8 malam. Magnesium sulfat (garam inggris) berkhasiat membuka pembuluh-pembuluh kantung empedu. Jam 10 malam campurkan setengah cangkir minyak zaitun (atau minyak but-but) dengan setengah cangkir sari jeruk segar. Aduk secukupnya sebelum diminum. Minyaknya akan melumasi batu-batu untuk melancarkan keluarnya batu empedu.
Keesokan hari anda akan menemukan batu-batu berwarana kehijaujan dalam air limbah besar anda. “Batu-batu ini” biasanya mengambang” menrut Dr Chiu-Nan.”Cobalah hitung jumlahnya…banyak sekali”.
Tanpa gejala apapun anda mungkin memiliki ratusan batu yang berhasil keluar.Walaupun mungkin tidak semuanya keluar, tetapi baik sekali apabila sekali-kali kita membersihkan kantung empedu kita.

Wallahu a’lam bishowab

Rabu, 10 Desember 2008

buah jeruk (utruj)


“Permisalan seorang mukmin yang membaca Al-Qur’an ialah seperti buah jeruk, rasanya manis dan aromanya harum” (HR. Bukhari 8/59 dan Muslim (797)

Utruj (jeruk) memiliki banyak manfaat. Ia tersusun dari beberapa unsur, meliputi: Kulit, daging buah, zat asam dan biji. Diantara manfaat kulit jeruk ialah jika diletakkan pada pakaian dapat mencegah ngengat atau tunggau. Aromanya bisa menetralisir udara kotor. Apabila ditahan di mulut bisa mengharumkan atau mengurangu bau mulut tak sedap, serta membantu proses pencernaan jika digunakan dalam campuran makanan. Penulis kitab Al-Qanun mengatakan, “Perasan kulitnya dapat digunakan sebagai pembalut luka, abu dari kulitnya merupakan penggosok yang baik terhadap lepra.”

Adapun daging buahnya bermanfaat untuk mengurangi panas perut. Juga bermanfaat bagi penderita penyakit empedu. Al Ghafiqi menuturkan, “Memakan dagingnya bermanfaat terhadap wasir (sembelit).”

Sedangkan mengenai manfaat bijinya, Ibnu Marwaih mengatakan, “Khasiat bijinya bermanfaat terhadap bisa (racun) yang mematikan, dengan cara meredam biji tersebut dalam air hangat. Kemudian air redaman biji tadi diminum seukuran dua mitsqal (dua timbangan) masing-masing seberat kira-kira dua puluh lima gram. Juga akan sangat bermanfaat apabila biji tersebut dilumat dan diletakkan pada bagian tubuh yang terkena sengatan.”

Yang lainmengatakan, “Khasiat biji sitrun bermanfaat terhadap sengatan kalajengking, dengan cara meminum dua mitsqal air rendaman biji yang diperoleh dengan merendam biji tadi dalam air hangat. Juga bermanfaat jika ia dilumatkan dan diletakkan pada tempat sengatan.”

Sedangkan yang lain mengatakan, “Bijinya bermanfaat terhadap segala yang terkena racun dan segala sengatan beragam jenis serangga.”

Karena manfaatnya yang demikian banyak, maka pantaslah jika jeruk dijadikan permisalan bagi eksistensi seorang mukmin yang gemar membaca Al-Qur’an.

Khasiat Jeruk Manis (Citrus Aurantium)

Jenis ini sering dikonsumsi manusia sebagai buah pencuci mulut. Mengandung kadar gula dan vitamin C cukup tinggi, sehingga sangat baik bagi pertahanan tubuh, pengobatan panas dalam serta sariawan.

Sering mengkonsumsinya, terutama bagi anak-anak, memberikan efek sangat baik bagi daya tahan tubuh, sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit.

Khasiat Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia Swingle)

Tidak sebatas hanya sebagai bagian dari bahan dapur atau bahan kosmetik semisal shampo, jeruk nipis juga bermanfaat dalam pengobatan penyakit. Sebagai obat tradisional yang tentunya relative mudah diperoleh, murah, praktis, alamiah serta tidak menimbulkan efek samping bagi pemakainya.

Berikut ini adalah beberapa manfaat jeruk nipis dalam kehidupan sehari-hari.

Insya Allah dapat menyembuhkan penyakit batuk tanpa demam

Cara membuat ramuannya: jeruk nipis dipotong dan diperas diambil airnya. Kemudian tambahkan madu sebanyak perasan air jeruk. Aduk kedua bahan hingga tercampur rata. Minum tiga kali sehari dengan dosis satu sebdok makan untuk orang dewasa dan setengah sendok teh untuk anak-anak.

Obat batuk disertai pilek

Bahan yang diperlukan: satu buah jeruk nipis, minyak kayu putih dan kapur sirih.

Jeruk nipis dipotong dan diperas diambil airnya. Tambahkan minyak kayu putih dan kapur sirih sebanyak perasan. Setelah ketiga bahan tercampur oleskan pada dada, leher dan punggung penderita sakit batuk pilek.

Sakit demam pada anak-anak

Bahan yang diperlukan: satu buah jeruk nipis, tiga suing bawang merah, satu suing bawang putih, satu sendok , minyak kelapa dan garam secukupnya.

Caranya: jeruk nipis dipotong dan diperas diambil airnya. Bawang merah dan bawang putih diparut kemudian ditambahkan garam dan minyak kelapa, aduk hingga tercampur rata. Campurkan air jeruk nipis dan parutan bawang yang telah bercampur dengan minyak kelapa dan garam tadi. Kompreskan secara merata pada dahi terutama ubun-ubun.

Obat panas, menggigil, dingin

Bahan: satu buah jeruk nipis, setengah pelepah daun papaya, kencur satu ruas jari.

Cara membuat ramuan: Jeruk nipis dibelah dicampur dengan daun papaya dan kencur. Ketiga bahan direbus dengan tiga gelas air. Rebus ramuan hingga tersisa satu gelas dan saring airnya untuk diminum tiga gelas sehari sebabyak setengah gelas.

Obat batuk secara umum

Bahan: Satu buah jeruk nipis, kecap dan madu secukupnya.

Cara membuat ramuan : Jeruk nipis dipotong dan diperas diambil airnya, kemudian dicampur dengan kecap dan madu sama banyaknya. Aduk sampai rata. Minumkan pada penderita sehari sekali satu sendok makan. Apabila untuk anak-anak, tiga kali sehari satu sendok teh.

Demikian sekelumit pembahasan tentang alternative pengobatan dengan jeruk. Semoga dapat memberikan kiat jitu bagi pembaca menghadapi harga obat yang kian melambung dewasa ini. Satu hal yang perlu juga untuk diperhatikan, apabila dalam pengobatan dengan ramuan tersebut diatas timbul reaksi tubuh, misalnya reaksi kulit serta sakit perut dan diare, maka segera hentikan pengobatan.

Sumber : Majalah Assunnah edisi 03/Tahun VII/1424H/2003M, Hal. 60-62

khasiat bunga rosella

mmm...yang satu ini herba nabi bukan yah? tapi gak ada salah nya kalau di tulis juga siapa tau bermanfaat :)

Teh Rosella (Hibiscus Sabdariffa L) dikenal juga dengan nama Teh Hibiscus, Teh merah dari Jamaica,Teh yaman atau teh Mekkah. Teh Rosella berasal dari kelopak bunga rosella. Kelopak bunga ini kaya akan vitamin C (anti oksidant), beta karoten, vitamin B1,B2,B6.

Tanaman rosella sejak lama dipercaya dan dimanfaatkan oleh masyarakat di semua benua untuk berbagaikeperluan mulai dari minuman yang menyegarkan,selai,bumbu masak sampai pengobatan tradisional. Manfaat rosella telah diteliti oleh beberapa peneliti dengan hasil yang begitu mengagumkan dan patut diperhitungkan sebagai alternatif pengobatan alami.

Khasiat Rosella :
- Membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol
- Memperlancar buang air besar
- Meningkatkan daya tahan tubuh
- Memperlambat osteoporosis
- Menghaluskan kulit dan mengurangi kadar lemak dalam tubuh.

Sebagai anti hipertensi, ternyata rosella mampu menurunkan tekanan darah,ini terbukti dari hasilpenelitian yang dilakukan oleh timpeneliti Harrera Arellano dkk (dari pusat penelitian Biomedis di Mexico)terhadap 75 orang hipertensi.39 diantaranya diberikan terapi rosella dan 39 lainnya dengan obat anti hipertensi.

Hasilpenelitian menunjukkan ternyata pada penderita hipertensi yang diberikan terapi rosella, mengalami penurunan tekanan darah sistolik dari 139,5 menjadi 123,73 mm Hg dan tekanan darah diastolik turun dari 90,81 menjadi 79,52 mm Hg.

Hasilpenelitian menunjukkan perbandingan antara 1o gram rosella kering yang dicampur 0,5 liter air (mengandung 9,6 mg anthocyanins) yang diminum setiaphari sebelum sarapan dengan oterapi obat anti hipertensi (captopril 50mg/hari) tidak memperlihatkan perbedaan efektivitas yang signifikan.

Khasiat lain dari rosella adalah mampu mencegah terjadinya batu ginjal,menurunkan kadar kreatin, asam urat, sitrat, tartrat, kalsium, sodium dan fosfat.

Mengenal habbatussaudah

"katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." (QS. Ali Imran, 31)

Di masa kini , dimana dunia sudah banyak tercemar, rusak oleh tangan-tangan manusia, berbagai macam penyakit akan tumbuh dalam tubuh kita meski tanpa kita sadari. Bermacam racun, zat asing/polusi udara ataupun polusi air dapat masuk dengan mudah ke tubuh kita.

Sedikit mengupas tentang pengobatan yang diajarkan oleh islam, yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, mudah-mudahan menjadi bahan pencerahan bagi kita dalam hal kesehatan.

Dalam surat An Nahl:69 Allah berfirman :
"Kemudian makanlah dari tiap-tiap buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan bagimu.Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warna, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia."

dari khalid bin Sa'ad, dia berkata :"Suatu ketika aku keluar bersama Ghalib bin abjar. Ditengah perjalan dia jatuh sakit. Sesampainya kami di Madinah, Ghalib tetap sakit. Ketika ibnu Abu Atiq menjenguknya, dia menyarankan pada kami:" Carilah Habbatussaudah, ambil sebanyak lima sampai tujuh biji, lalu tumbuklah sampai menjadi lembut. Setelah di beri sedikit minyak, teteskanlah pada bagian hidung dan bagian-bagian tubuh yang lain.Sebab 'Aisyah RA pernah bercerita kepadaku bahwa ia mendengar Nabi SAW pernah bersabda :"Sesunggunya, habbatussaudah ini merupakan penyembuh dari segala penyakit, kecuali As Sam". Saat aku tanyakan kepada 'Aisyah apaitu Ass\ Sam...'aisyah menjawab.."kematian" (hadist riwayat Bukhari)

Dua dalil di atas merupakan sumber yang menjelaskan bahwa madu dan habbatussaudah merupakan salah satu alternatif pengobatan yang sangat baik, sebab kita semua tidak meragukan lagi tentang kebenaran ayat suci al qur'an dan hadist nabi SAW.

Habbatusssaudah adalah sejenis tumbuhan yang banyak terdapat di kawasan gurun, di daerah arab, mesir, india, atau daerah lain yangberiklim gurun. Bentuknya berupa biji kecil berwarna hitam sehingga orang arab menamakannya habbatussaudah yang berarti biji hitam.

Habbatussaudah telah digunakan ribuan tahun lamanya. Terbukti dengan ditemukannya minyak habbatussaudah di pekuburan raja-raja mesir kuno. dahulu, habbatussudah ini hanya boleh digunakan oleh raja dan keluarganya.Habbatussauda juga di konsumsi oleh raja-raja jaman Yunani kuno dengan dijadikannya tanaman ini sebagai tanaman yangberkhasiat untuk pengobatan.

Pada masa kini pun habbatussaudah juga telah diteliti dan diakui kemanjurannya oleh para dokter dan ilmuwan.
  • Prof Dr Hildebert Wanger (German), habbatussaudah terbukti menyembuhkan pasien alergi, neodermitis, asthma, dan lemahnya daya tahan tubuh.
  • Prof. Lutz Bannasch (German) habbatussaudah memiliki khasiat anti tumor dan tanpa efek samping.
  • Dr. Stanley Kopok (USA) habbatussaudah mencegah tumor dan memperkuat daya tahan tubuh.
  • Dr. Tajul Yang (malaysia) omega yang terkandung dalam habbatussaudah lebih besar 10 kali lipat dari pada DHA dan EPA.
(Dikutip dari bulletin kesehatan Islami AT Thibbun Nabawi)

Trik mengobati tanpa ke dokter

Radang usus buntu tidak harus dioperasi.
Anda bisa mengobati sendiri menggunakan teori balancing 4 unsur ibnu sina.

Resep pagi (bangun tidur) dan malam (sebelum tidur):

1. Minum madu kental 5 sendok makan
2. 3 kapsul Habbatus Sauda`
3. 10 sendok makan VCO
4. Ramuan: a. 5 kapsul Spirulina (kapsul dibuka)
b. 15 kuntum bunga Roselle kering
c. Syrup madu "dingin". Masukkan madu ke gelas, berikutnya campurkan Air
panas dispenser Aqua (di bawah 90 derajat celcius), awas bukan air
mendidih, susah kan? :D.

Meracik ramuan: Sari Roselle (tanpa ampas) campurkan ke dalam syrup madu
dingin. Masukkan bubuk spirulina. Masukkan ramuan ke dalam gelas
tertutup. Kocok sebanyak 300 kali (ini bukan angka keramat)

5. Refleksi di titik usus buntu (minta tolong ahli refleksi). Tandanya
kalau ada masalah, hanya dengan ditekan jari biasa, rasanya seperti
ditusuk jarum.

Semoga bermanfaat
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Demam Berdarah Dengue

bisa diobati dengan menggunakan 0,5 kg kurma yang diblender halus dengan 5 gelas air dan diminumkan pada penderita setiap satu jam sekali
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Stroke (pertolongan pertama)

Ketika anda menemui orang yang baru mengalami stroke, coba ukur tekanan darahnya...Jika tinggi ikat jari kelingking sebelah kiri sampai merah,tusuk dgn jarum kemudian buka dan keluarkan darahnya secara pelan-pelan. Ukur kembali tekanan darahnya, jika masih tinggi lakukan hal yang sama untuk jari tengah dan berturut-turut sampai ibu jari. Jika tekanan darahnya masih tinggi lakukan dengan urutan yang sama untuk jari kanan. Jika tekanan darahnya masih tinggi, coba lipat telinga kiri, cari bagian yang paling menonjol, tusuk dengan jarum dan keluarkan darahnya pelan-pelan, jika tekanan darahnya masih tinggi lakukan hal yang sama untuk telinga kanan.
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Penyakit Maagh

sedikit tips untuk temen-temen yang punya maagh dan udah bosen kambuh lagi...karena obat maagh (antasida) yang sering diminum ternyata cuma buat nyembuhin sementara.

2 sendok madu asli ditambah 2 butir habbatussaudah serbuk atau satu butir habbatussaudah minyak (cari aja di toko-toko terdekat)dicampur dalam segelas air putih diminum saat perut dalam keadaan kosong (pagi hari sebelum makan dan malam hari sebelum tidur)
setiap hari.....
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Masalah Haid dan Sakit Gigi

Batang sereh....sekitar 3-4 batang yang kecil, atau 2-3 batang yang agak besar...
di "geprek", kemudian di seduh dalam air mendidih. tunggu sampai hangat kuku.tambahkan garam secukupnya
minum saat hangat kuku...

buat sakit gigi...airnya dikumur-kumur pada bagian gigi yang sakit kemudian di minum


semoga bermanfaat ^_~
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Tempe Bakar Untuk Penderita Diabetes

Odilia Winneke - detikfood
Jakarta - Racikan nasi ini paling cocok untuk penderita diabetes, karena 30%nya terdiri dari tempe yang dibakar. Aroma sangit tempe bakar akan menyatu dengan cabai, bawang putih dan kencur yang wangi. Tentu saja rasanya gurih-gurih pedas. Bisa disantap dengan tumis sayuran atau lalap sayuran segar.

Bahan:
200 g nasi putih
100 g tempe yang bagus, potong-potong, bakar
Haluskan:
2 buah cabai merah
2 buah cabai rawit
1 siung bawang putih
1 m kencur
1/2 sdt terasi
1 sdt garam

Cara membuat:

Aduk nasi, tempe bakar dan bumbu halus selagi nasi masih hangat hingga terampur rata.
Taruh di piring saji.
Sajikan dengan lalap sayuran atau tumis sayuran.

Untuk 2 orang [dev/Odi]

http://www.detikfood.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/01/tgl/23/time/085245/idnews/882705/idkanal/369
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Bumbu Tradisional untuk Obat Balita Anda

Air Kelapa Muda & Kopi

Dapat digunakan untuk obat muntaber karena air kelapa muda banyak mengandung mineral kalium, yang banyak keluar ketika anak muntaber. Dosisnya tak ada takarannya, sekehendak anak. Dicampur dengan sedikit kopi (seujung sendok saja)

Brotowali (Putrawali, andawali)
Untuk pemakaian luar bermanfaat menyembuhkan luka-luka dan gatal-gatal akibat kudis (scabies). Caranya, 2-3 jari batang brotowali dipotong kecil-kecil, rebus dengan 6 gelas air. Setelah mendidih, biarkan selama 1/2 jam. Saring air dan gunakan untuk mengobati luka serta gatal-gatal.

Jeruk Nipis
Untuk mencairkan dahak dan obat batuk anak. Caranya, campur 1 sdm air perasan jeruk nipis, 3 sdm madu murni, 5 sdm air matang, lalu ditim selama 30 menit. Takaran minum bayi antara usia 6-1 tahun : 2 kali 1/2 sdt ; anak 1-3 tahun : 2 kali 1 sdt; anak 4-5 tahun : 2 kali 1 1/2 sdt.

Cara lain, potong 1 buah jeruk nipis, peras airnya, taruh dalam gelas /cangkir. Tambahkan kecap manis, aduk. Takaran minum untuk anak, 3 kali 1 sdt per hari.

Kentang
Untuk obat bisul. Caranya, parut kentang dan peras. Oleskan sari air dan parutan kendtang segar dioleskan pada bisul 3-4 kali per hari Bisa pula untuk ruam kulit yang disebabkan biang keringat atau keringat buntet (miliaria), karena sifat kentang yang mendinginkan.

Banglai (bangle, panglai, manglai, pandhiyang)
Untuk menenangkan bayi dan anak yang sering rewel pada malam hari, balurkan parutan banglai segal di kening dan badan anak.

Minyak zaitun
Untuk mengobati kerak kepala atau ketombe pada bayi (craddle crap), sebanyak 1-2 kali per hari dioleskan pada kulit kepala.

Lidah buaya
Untuk mengobati luka bakar pada bayi dan anak. Caranya dengan mengoleskan daging daun lidah buaya pada seluruh permukaan kulit yang menderita luka bakar.

Daun pepaya
Berkhasiat meningkatkan nafsu makan, menyembuhkan penyakit malaria, panas,beri-beri dan kejang perut. Caranya, daun pepaya muda ditumbuk, diperas, saring, lalu minum airnya.

Temulawak (koneng gede)
Untuk menambah nafsu makan. Caranya, 150 gram temulawak 50 gram kunyit segar dikupas, iris tipis, rendam dalam 500 cc madu kapuk dalam toples tertutup selama 2 minggu. Setelah 2 minggu ramuan siap untuk digunakan.Aturan minum 1 sendok makan madu temulawak dilarutkan dalam 1/2 cangkir air hangat, diminum pagi dan sore.

Kencur
Untuk meringankan batuk pada anak. Caranya, 5 gram kencur segar dicuci bersih, parut, lalu tambahkan 2 sdm air putih matang dan diaduk. Setelah disaring, tambahkan 1 sdm madu murni. Berikan 2-3 kali sehari.

Adas (fennel)
Teh adas dapat dipakai untuk meringankan bayi yang menderita kolik atau yang kesakitan akibat erupsi (keluarnya) gigi. Untuk obat masuk angin dan kolik, caranya 1sdt teh adas dilarutkan dengan 1 cangkir air mendidih, aduk hingga larut. Setelah agak dingin, larutan dapat diminumkan pada bayi/anak dengan takaran sesuai umurnya.

(dari millis)
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

ramuan sederhana menyembuhkan kanker stadium 1,2 dan 3 :

asam jawa + daun pacar cina + biang kunyit di haluskan, di tambah air, diambil sarinya,di tambah madu kemudian diminum setiap hari dari mulai tanggal 15 bulan hijriah

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Mengobati Kista Tahap Awal

7 lembar daun kamboja dicuci bersih, kemudaian di jemur dibawah sinar matahari sampai kering, di sedu dalam dua gelas air panas (sekitar 80 derajat) kemudian airnya di bagi dua. minum setiap pagi dan sore




Colon cleansing.....

TAHUKAH ANDA....?

Makanan yang melewati sistem usus akan memerlukan waktu sekitar 14 jam (masa transit). Makanan yang tidak seimbang, kekurangan serat dan air, penggunaan antiobiotik dan tekanan perasaan bisa memperlambat waktu transit tersebut.


Menurut pakar pengobatan di Amerika, diantara 22 ribu pasien yang dibedah tiada seorangpun yang memiliki usus (kolon) yang sehat.Menurut kajian pengobatan di Jepang, mereka mendapati masih terdapat 0.5-1.5 kg najis masih tertinggal didalam usus. Padahal sisa makanan yang tetahan didalam usus akan berbahaya karena meracuni tubuh kita dan dapat mendatangkan berbagai penyakit.


PROSES AUTOINTOKSIKASI (Keracunan cetusan sendiri) dapat terjadi dengan cara sebagai berikut

Sisa Pencernaan --------->tertahan dan menumpuk didinding usus ------------>Mengalami fermentasi lanjutan ---------> menimbulkan gas dan bahan berbahaya --------> diserap dan masuk ke aliran darah-------->merusak jaringan sel----->berbagai penyakit


Membersihkan usus merupakan salah satu cara penyembuhan yang tela
h terbukti bukan hanya yang bersangkutan dengan penyakit usus seperti kanker usus dan wasir saja, bahkan juga untuk penyakit-penyakit yang tidak berhubungan dengan usus seperti depresi, kelemahan organ penting, diabetes, dan lain-lain.

Herba tuju angin yang terbuat dari mengkudu hutan (morinda eleptika) memiliki bahan aktif morindin yang berfungsi mengeluarkan toksid yang ada dalam usus, anti kanker usus dan
bersifat probiotik.

"Tidak ada bejana yang lebih keji yang diisi oleh manusia daripada perutnya sendiri. Cukuplah seseorang itu mengkonsumsi beberapa suap makanan yang dapat menegakkan tulang punggungnya.Atau mengisi sepertiga perutnya dengan makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga sisan
ya untuk nafasnya" (HR.Tirmidzi,Ibnu Majah,dan Al Hakim)








Dasar-Dasar Herbalogi Islam

Sebetulnya saya bukan ahli farmasi, hanya seorang yang sedang belajar tentang kedokteran cara nabi, tetapi menanggapi pertanyaan sahabat saya mengenai self healing untuk kanker or tumor...menggelitik saya untuk menuliskan sesuatu disini...mudah-mudahan bermanfaat.

Definisi Herba
adalah segala bahan (tumbuh2an, ikan, garam,hewan/batu2an)yang mengandung satu atau beberapa bahan aktif yang dapat digunakan untuk tujuan pengobatan.

Prinsip Herbalogi
Menggunakan bahan yang bersifat alami, tidak menggunakan bahan2 sintetis.Herba terbaik adalah herba yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, seperti madu, habbatusaudah, minyak zaitun dan termasuk herba-herba yang tumbuh disekitar kita. Rasulullah pernah bersabda tidaklah suatu penyakit diturunkan melainkan Allah juga menyertakan obat-obatnya.

Ayat-ayat ALLAH yang berhubungan dengan herbal dan memerintahkan manusia untuk mengkonsumsi nya :
  • Dia Menumbuhkan untuk kegunaan kamu, minyak zaitun, kurma dan segala anggur, juga setiap buah-buahan. Sesungguhnya dalam hal yang demikian terdapat tanda2 bagi kaum yang berfikir. (QS AN-NAHL :11)
  • QS 'Abasa 24,27-31
  • QS Al Baqarah 168,208
Tujuan penggunaan herba adalah untuk mengembalikan keseimbangan tubuh dan bukan sekedar untuk menyembuhkan penyakit (Release, Relax, Regeneration dan Refunction)
Dan sebaiknya penggunaan herba dilakukan secara sinergi (tidak berdiri sendiri, namun diikuti dengan mengkonsumsi herba lain yang memiliki sifat berbeda dari herba yang kita konsumsi
tujuannya : Mempercepat penyembuhan, Menambah khasiat obat, mengurangi sifat kerasnya obat dan menghilangkan efek samping.

Sifat Penggunaan Herba :
1. Harus yakin terhadap kekuasaan ALLAH karena ALLAH yang menciptakan penyakit, Dia pula yang akan menciptakan obatnya. Sesungguhnya sifat tawakal akan membawa diri kita menjadi lebih tenang dan secara otomatis sangat berpengaruh terhadap kodisi organ dalam tubuh kita. Menurut hasil penelitian, 60% kesembuhan suatu penyakit disebabkan oleh kekuatan spiritual seseorang.
Inget ya.....Allah itu sesuai persangkaan hambanya :)
2. Harus dikonsumsi secara rutin. Karena obat-obatan herbal berbeda dengan obat-obatan kimia. Proses penyembuhannya lama tetapi pasti.Berbeda dengan obat-obatan kimia, obat-obatan herbal bersifat memperbaiki organ yang rusak.
3. Dosis yang cukup. Dalam hal penentuan dosis bagi obatan-obatan herbal tidak bisa dilakukan sebagaimana layknya obatan-obatan kimia karena obat-obatan herbal tidak memiliki aksi spesifik seperti obat-obatan kimia. untuk penentuan dosis dilakukan secara sederhana (trial and error) yaitu dengan memperhatikan tanda-tanda yang muncul dari setiap pasien. Pemberian dimulai dari dosis yang rendah kemudian sedikit demi sedikit dinaikkan sampai ketika pasien mulai memiliki gejala mual-mual maka dosis dikurangi sedikit.Atau dengan menggunakan aturan umum dimana 1 g herbal mewakili 10 kg berat badan.
4. Berlaku hukum DOC (Direct Of Cure). Dalam hal ini seorang pasien yang mengkonsumsi herbal pada pertama kalinya, terkadang akan merasa sakit yang sangat seperti saat tersakit yang pernah dia rasakan. Kalau terjadi demikian, pengobatan jangan dihentikan tetapi perhatikan hal-hal berikut : Asupan air yang cukup (2,5 liter perhari), konsumsi herbal setelah makan, kurangi dosisnya).Atau terkadang saat terjadi DOC akan timbul beberapa gejala penyakit lain seperti jerawat dll.

Hal-hal yang membuat herbal menjadi tidak terasa memiliki khasiat :
1. Mind set kita terhadap herbal
2. Stress
3. Asupan air yang kurang
4. Tidak rutin mengkonsumsinya
5. Dosis yang tidak mencukupi


Klasifikasi Herba Berdasarkan Teori Ibnu Sina
  • Herba dingin : Bersifat diuretik dan bertindak sebagai anti hipertensi, antipiretik, antiinflamantori dan dapat memecahkan batu karang. Contoh2 herba diuretik : Pegagan, Bratawali, Petai, Jengkol, Belimbing, kopi,dll.
  • Herba pahit : Bersifat detoksifikasi sehingga dapat melindungi hati dari bahan-bahan kimia berbahaya, anti bakteri, antivirus dan anti fungi.Contoh2 herba pahit : Pegagan, Bratawali, Petai, Tongkat ali dan jengkol.
  • Herba Aromatik : Berhubungan dengan masalah angin, bahan penenang dan pemberi tenaga. Herba aromatik memiliki ciri memiliki minyak atsiri dan wangi-wangian yang khas. Contoh2 herba aromatik: kembang lawang, lada hitam, kayu manis, kayu putih, dll
  • Herba kelat : Herba ini bersifat sepat dan biasanya di gunakan untuk penyakit-penyakit yang bersumber dari darah. Cocok untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Contoh herba kelat: Teh, daun jambu, menkudu, kayu cecang, dll
Dari keempat klasifikasi diatas, Ibnu Sina membagi sifat asal penyakit dan sifat asal herbal menjadi 4 bagian :
1. Panas-Kering : untuk penyakit2 yang berhubungan dengan jantung dan paru-paru. Herba yang berada pada zona ini adalah herba2 yang bersifat aromatik.
2. Kering-dingin : untuk penyakit-penyakit yang bersumber dari darah. Herba 2 yang berada pada zona ini adalah herba-herba yang bersifat kelat.
3. Dingin-basah : untuk penyakit2 yang bersifat radang dan ginjal.Herba2 yang berada pada zona ini adalah herba yang bersifat dingin
4. Panas-basah : untuk penyakit-penyakit yang berhubungan dengan unsur angin seperti usus, hati, limpa dan lain-lain. Herba2 yang berada pada zona ini adalah herba2 yang bersifat pahit.

Penggunaan herba hendaknya dikonsumsi secara berlawanan dari sifat asal penyakit. Misalnya sifat panas-kering berlawanan dengan sifat basah-dingin, maka herbal yang digunakan untuk penyakit-penyakit yang berasal dari sifat panas-kering seharusnya berasal dari unsur basah-dingin. Kalaupun tidak ada maka kita bisa menggunakan kombinasi obat2an yang berasal dari unsur panas-basah dan kering dingin.

Lalu...bagaimana caranya kita menentukan sifat asal penyakit yang ada pada diri kita sendiri atau pada pasien yang kita periksa?ada sebuah cara sederhana yang bisa kita lakukan, yaitu :
1. Dengan diagnosa denyut nadi
2. Dengan diagnosa lidah

untuk diagnosa ini penjelasannya panjang...jadi nanti aja yah :)

Beberapa produk HPA yang memiliki sifat herba pahit :
  • Teh herba
  • Plantisol
  • Vitex
Beberapa produk HPA yang memiliki sifat herba aromatik :
  • Tuju angin
  • Morinda
  • Radix (akar-akaran)
  • Paramaria plus (Rumput Fatimah)
Beberapa produk HPA yang memiliki sifat herba kelat :
  • Ficus
  • Vitex
  • Coscinium Plus
  • Paramaria plus
  • Herba keputihan
  • Plantisol
  • Ardisia
  • Mengkudu
Beberapa produk HPA yang memiliki sifat herba dingin :
  • Malac
  • Mengkudu

Mengenai kopi radix sinergi yang telah dijelaskan pada edisi sebelumnya, kopi ini mengandung empat sifat dasar herbal yang dijelaskan oleh ibnu sina. Mengkonsumsi kopi radix sinergis, secara otomatis kita sedang berusaha mengembalikan keseimbangan tubuh secara semestinya. Kopi radix sinergis juga cocok digunakan secara sinergis dengan jenis herbal lain yang dikonsumsi karena akan bersifat saling menguatkan dan mempercepat proses penyembuhan.

Nb : untuk pertanyaan self healing untuk tumor or cancer....mesti tau terlebih dahulu jenis tumor or cancer nya apa dengan tujuan mencari penyebab awal penyakit dari situ kita dapat menentukan sifat dasar penyakit yang di derita....
contoh untuk penyakit jantung, pencetus awalnya banyak bisa dari kolesterol, emosi, atau memang kelainan jantung bawaan. Self healingnya beda-beda karena pencetusnya pun berbeda.

wallahu a'lam bishowab

keajaiban bekam

Assalamu'alikum WR WB,

Berikut cuplikan dari buku :
* KEAJAIBAN THIBBUN NABAWI : Bukti Ilmiah dan Rahasia Kesembuhan dalam Pengobatan Nabawi
* Penulis : Aiman bin 'Abdul Fattah
* Judul Asli : Asy-Syifa' min Wahyi Khotami'l-Anbiya
* Penerbit : Daru 'sh-Shohifah
* ISBN : 979-3942-23-1


HASIL PEMERIKSAAN MEDIS DAN LABORATORIUM PASCA PASIEN YANG DIOBATI
DENGAN METODE PENGOBATAN NABAWI

Berikut ini beberapa hasil laborat yang saya kutip dari buku karya
ilmuwan Arab yang tersohor, Muhammad Amin Syaikhu, yang berjudul
Ad-Dawa'u 'l-'Ajib (Obat Ajaib). Dimana, laporan ini dibuat oleh
dokter-dokter spesialis terkenal dalam berbagai bidang kedokteran, yang
kemudian dihimpun dan diteliti kembali secara medis oleh penulis dan
seorang intelektual, 'Abdul Qodir Yahya, yang terkenal dengan julukan
Ad-Dironi.

Laporan Umum Penelitian tentang
Pengobatan dengan Metode Bekam
Tahun 2001 M

Dibawah konsultan dr. Muhammad Nabil Syarif
Mantan Dekan Fakultas Farmasi

Penelitian ini dilakukan berdasarkan metodologi ilmiah yang
disimpulkan oleh intelektual besar Arab, Muhammad Amin Syaikhu, dari
hadits-hadist Nabi yang mulia, yang dilakukan dengan kriteria :
1 Pagi hari sebelum seseorang mengkonsumsi makanan apapun.
2 Di musim semi dan selama bulan april dan Mei
3 Pada paruh kedua bulan Qomariah
4 Usia di atas 20 tahun untuk pria dan setelah manopause untuk
wanita

Penelitian dilakukan oleh tim laboratorium yang terdiri dari
beberapa personal sebagai berikut :
1. dr. Muhammad Nabil Syarif (Dekan Fakultas Farmasi)
2. dr. Ahmad Samir Fauri (Ahli Patologi Klinik dan Laboratorium
dari Prancis dan Ketua Ikatan Apoteker Syiria)
3. dr. Fayiz Hakim (Ahli Patologi Anatomi dan Patologi Klinis,
Amerika)
4. dr. Muhammad Mahjub Geraudy (Ketua Jurusan Laboratorium
Kedokteran Universitas Damaskus)
5. dr. Muhammad Fuad Jabashini (Ahli Parologi Klinis dan
Laboratorium Prancis)
6. dr. Sa'd Yaqub (Ahli Farmasi Rumah Sakit dan Ketua Organisasi
Pengiriman Obat D.D.S dari Prancis)

Juga tim kedokteran yang terdiri dari beberapa personal
sebagai berikut :
1. dr. Ahmad Tikriti (Dosen Ahli Bedah Jantung Universitas
Damaskus)
2. dr. Abdul Malik Syalani (Dosen Penyakit-penyakit Saraf di
Universitas Damaskus)
3. dr. Muhyidin Sa'udi (Dosen Pengobatan Kanker dan Tumor di
Universitas Damaskus)
4. dr. Abdul Ghoni 'Arofah (Ketua Komite Anti TBC dan Penyakit
Seksual Syiria)
5. dr. Akrom Hajar (Dosen Penyakit THT serta Bedah Kepala dan
Leher di Universitas Damaskus)
6. dr. Marwan Zahro (Kepala Jurusan Bedah Saraf di Rumah Sakit
Tasyrin)
7. dr. Abdul Lathif Yasin (Dosen Tamu di Fakultas Kebidanan di
London)
8. dr. Haitsam Habal (Dosen Penyakit dan Bedah Mata di Universitas
Damaskus)
9. dr. Ahmad Afif Faur (Kepala Bagian Tumor di Rumah Sakit Ibnu
Rusyd)
10. dr. Amin Sulaiman (Dosen Penyakit Darah di Universitas Damaskus)
11. dr. Abdulloh Makki Al-Katani (Konsultan Bedah Umum dari Jerman)
12. dr. Tholal Habusy (Dosen Bedah Mata di Universitas Al-Ba'ts)
13. dr. Ahmad Ghiyats Jabqoji (Dosen Penyakit Saraf di Universitas
Istanbul)

Penelitian dilakukan terhadap 300 kasus, maka hasil-hasil
penelitian adalah sebagai berikut :
1. Dalam kasus-kasus tekanan darah tinggi, tekanan darah turun
hingga mencapai batas-batas normal.
2. Dalam kasus-kasus tekanan darah rendah, tekanan darah naik
hingga mencapai batas-batas normal
3. Garis Irama jantung pada EKG menunjukkan perbaikan besar dan
kembali kepada konsisi normal dalam irama yang teratur.
4. Penurunan kecepatan aliran darah hinga batas-batas normal
5. Jumlah sel darah merah menjadi normal.
6. Kadar Hemoglobin turun sampai pada batas-batas normal dalam
kasus polycythemia (Kadar Hb darah diatas normal, misal 17,5 g/100 ml
darah (normal 12-14 g/100 ml) - penerj)
7. Kadar Hemoglobin naik sampai batas-batas normal dalam kasus
penurunan kadar hempglobin yang ditandai dengan aktivitas tubuh dan
perkembangan kemampuannya dalam memproduksi sel darah merah secara
normal, selanjutnya meningkatkan aktivitas dan efektivitas transfer
oksigen melaluinya.
8. Jumlah sel-sel darah putih (lekosit) meningkat dalam 60% kasus
dan masih dalam batas-batas normal.
9. JUmlah sel-sel darah putih pada penyakit-penyakit paru-paru
meningkat 71,4% pada beberapa kasus. Ini menunjukkan kesembuhan yang
cepat bagi para pengidap rheumatism dan infeksi-infeksi kronis setelah
adanya pembekaman.
10. Jumlah polimorfonuklear meningkat dalam batas-batas normal dalam
100% kasus penyakit paru-paru.
11. jumlah polimorfonuklear menurun hingga batas-batas normal.
12. Jumlah enzimm liver turun pada gangguan-gangguan liver dalam 76,9%
kasus dan hal itu masih dalam batas-batas wajar.
13. Jumlah seruloplasmin naik dalam 50,6% kasus.
14. Jumlah seruloplasmin naik hingga batas-batas normal dalam 100%
kasus kekurangan dari batas-batas normal.
15. Jumlah seruloplasmin turun hingga batas-batas normal dalam 10%
kasus kelebihdan dari batas-batas normal.
16. Kadar gula darah pada 83,75% kasus turun, sedangkan sisanya tetap
pada batas-batas wajar.
17. Kadar gula darah turun pada para pengidap kencing manis dalam
92,5% kasus.
18. Jumlah sel-sel dariah merah (eritrosit) maupun sel-sel darah putih
dalam darah turn dalam 66,66% kasus
19. Jumlah sel-sel darah merah meupun sel-sel darah putih naik dalam
darah bekam pada semua kasus.
20. Jumlah sel-sel darah merah dan sel-sel darah putih turun pada
78,47% kasus.
21. Jumlah asam urat di darah turun pada 66,66% kasus
22. Jumlah asam urat di darah turun pada 83,68% kasus.
23. Jumlah asam urat di darah turn pada 50,7% kasus
24. Jumalh sam urat di darah turun pada 80% kasus.
25. Enzim liver SGPT turun pada 80% kasus, dimana SGPT menunjukkan
aktivitas liver.
26. Enzim SGOT turun pada 80% kasus, ini menunjukkan perbaikan yang
terjadi pada gerakan irama jantung.
27. Enzim liver turun pada 62,85% kasus
28. Kadar Amylase darah turun dalam 54,9% kasus
29. Kadar Albumin dalam darah turun dalam 100% kasus dan sampai pada
batas-batas normal.
30. Kadar kolesterol dalam darah turun dalam 81,9% kasus.
31. kadar kolesterol dalam darah turun pada 75% kasus
32. kadar lemak trigliserida turun dalam 75% kasus
33. Ion-ion K dan Na kembali pada kadar normalnya dalam 90% kasus
34. Ion-ion Ca kembali normal dalam 90% kasus
35. CPK turun dalam 66,66% kasus
36. Seluruh sel darah merah dalam darah bekan pada tengkuk berbentuk
aneh : Hypochromasia, Burr, Target, Crenated, Spherocytes,
Poicilocytes, Shistocytes, Teardropcelles, Acanthocytes.
37. Jumlah sel-sel darah putih di darah bekam hanya 10% dari jumlah
sel-sel darah putih yang ada di darah yang ada di pembuluh, ini
menunjukkan bahwa bekam tetap menjaga unsur-unsur kekebalan (imunitas)
tuhuh.
38. Kenaikan kadar besi dalam darah pada batas-batas normal pada 66 %
kasus
39. Faktor IV, yaitu kalsium yang berperan dalam pembekuan darah
sangat tinggi, berkisar antara 411-1057, sementara di dalam darah yang
ada di pembuluh berkisar antara 250-400. Ini menunjukkan bahwa adanya
sesuatu yang otomatis mencegah keluarnya besi dari celah-celah bekam dan
mempertahankannya di dalam tubuh agar berperran dalam pembentukan
sel-sel baru, dan hal ini dibarengi dengan meningkatnya aktivitas proses
penyerapan besi dari usus.
40. CPK turun dalam 66,66% kasus
41. CPK menjadi normal dalam 92,4% kasus
42. LDH menjadi normal pada 93,75 kasus.
43. Bentuk eritrosit di darah bekam semuanya tidak normal
44. Jumlah sel-sel darah putih dalam darah bekam hanya sepersepuluh
jumlahnya di darah yang ada dalam pembuluh.

Hasil-hasil penelitian diatas sungguh mencengangkan,
mencerminkan banyak kondisi kesembuhan yang luar biasa. Semua itu
merupakan bukti keagunan ilmu Nabi dan mukjizat besar yang dibawa oleh
"guru pertama", Sayyidina Muhammad SAW, yang kemudian disampaikan kepada
kita oleh ilmuwan besar Arab, Muhammad Amin Syaikhu.


Tim Peneliti

------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------
Berikut beberapa penelitian lain berupa cuplikan dari buku "BEKAM,
Sunnah Nabi & Mukjizat Medis" penulis Syihab Al-Badri Yasin halaman
xiv.

"Kaum muslimin jarang sekali yang mau mendalami ilmu
kedokteran warisan Nabi SAW yang sangat lengkap. Diantara sebagian
kedokteran warisan Nabi yang dilupakan itu adalah bekam. Bahkan
mendengar pun belum pernah. Bahkan ilmu bekam diserahkan ke dunia barat
sehingga mereka melakukan penelitian dan pembuktian terus-menerus, yang
akhirnya mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari, walaupun mereka
tidak menamakannya bekam. Tatapi tetap memakai prinsip kerja bekam,
menyedot darah dan mengumpulkannya, kemudian mengeluarkannya, tentunya
dengan teknik dan teknologi canggih. Hingga muncullah ahli bekam dari
negara barat, seperti DR. Michael Reed Gach dari Calipornia dengan
bukunya Potent Poins, a Guide to Self Care for Common Ailments
(Titik-titik Berkhasiat sebagai Panduan Perawatan Diri dan Pengobatan
Penyakit yang Umum), atau penelitian Kohler D (1990) dengan bukunya The
Connective Tissue as The Physical Medium for Conduction of Healing
Energy in Cupping Therapeutic Method (Jaringan Ikat sebagai Media Fisik
untuk Menghantarkan Energi Pengobatan Dengan Bekam), atau tulisan Thomas
W. Anderson (1985) yang berjudul 100 Diseases Treated by Cupping Method
(100 Penyakit yang Dapat Diobati Dengan Bekam), yang ternyata sesuai
dengan hadits Nabi sekitar tahun 600 M yang diriwayatkan At-Thobroni,
bahwa pembekaman pada satu poin di sekitar tengkuk saja dapat
menyembuhkan 72 penyakit.

Rosululloh SAW bersabda : "Hendaklah kalian semua melakukan pengobatan
dengan bekam di tengah tengkuk, karena sesungguhnya hal itu merupakan
obat dari tujuh puluh dua penyakit".

Ketika kaum muslimin mengetahui hal ini, mereka
terheran-heran dan mengagung-agungkan bahwa itulah metode pengobatan
barat yang canggih. Padahal, ketahuilah itu adalah ilmu yang mereka
tinggalkan dan diserahkan kepada orang-orang barat, seperti yang
disampaikan Imam Syafi'i yang menyayangkan keteledoran kaum muslimin
terhadap ilmu kedokteran. Beliau mengatakan :
"Mereka (kaum muslimin) mengabaikan sepertiga ilmu dan menyerahkannya
kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani."

RAHASIA SEHAT RASULULLAH

1. Rasulullah senantiasa berbekam

Tidaklah aku berjalan melewati segolongan malaikat pada malam aku di Isro'kan,
melainkan mereka semua mengatakan padaku,
"Wahai Muhammad berbekamlah engkau
dan perintahkan umatmu untuk berbekam".
(HR. Ibnu majah)

Pengobatan yang paling utama yang kalian gunakan adalah bekam (HR.Bukhori dan Muslim)

Bekam adalah istilah Indonesia yang berarti “membuang darah.” Dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah “cupping.” Dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah “hijamah.”
Melihat dari prakteknya, istilah bekam – secara populer – dapat didefinisikan sebagai metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui permukaan kulit. Sedangkan yang dimaksud dengan darah kotor adalah darah yang mengandung racun atau darah statis yang menyumbat peredaran darah, mengakibatkan sistem peredaran darah tidak dapat berjalan dengan lancar sehingga akan mengganggu kesehatan seseorang, baik secara fisik maupun secara mental.
Bagaimana darah bisa kotor? Ada 4 (empat) perkara utama yang mengakibatkan hal tersebut :
1.Melalui makanan; seperti: pestisida, insektisida, fungisida, zat pewarna, penyedap makanan, hormon dan logam berat (Hg, Fe, dll).
2.Melalui minuman; seperti: zat pewarna, zat aroma-essence, logam berat, bahan kimia, dll.
3.Melalui pernafasan (udara); seperti: asap kendaraan, asap pabrik, asap rokok, dll.
4.Melalui obat-obatan; seperti: antibiotik, analgesik, anti pyretic, dll.
Penumpukan darah kotor banyak terjadi dibawah kulit.Jika darah kotor tersebut tidak segera dikeluarkan, maka tubuh kita akan melemah dan mudah terserang penyakit. Dan tidak ada cara yang lebih efektif untuk mengeluarkan darah kotor tersebut kecuali dengan berbekam. Bahkan lebih baik jika bekam dilakukan sebelum seseorang sakit sebagai langkah preventif. Bukan mencegah lebih baik daripada mengobati? dapat dikatakab bahwa bekam adalah sebuah teknik detoksifikasi (pengeluaran racun dari dalam tubuh yang efektif menyembuhkan berbagai macam penyakit dengan menghilangkan sumber penyakitnya dan tidak memiliki efek samping.
Mengeluarkan darah kotor, baik darah yang teracuni maupun darah yang statis-sehingga peredaran darah yang semula tersumbat atau terganggu, menjadi lancar kembali.
Meringankan tubuh. Banyaknya kandungan darah kotor yang menumpuk dibawah permukaan kulit seseorang akan mengakibatkan tubuhnya terasa malas dan berat. Dan jika dibekam akan meringankan tubuhnya.
Menajamkan penglihatan. Tersumbatnya peredaran darah ke mata mengakibatkan penglihatan mata menjadi buram. Dan jika dibekam maka peredaran darah kemata akan menjadi lancar.
Menghilangkan berbagai macam penyakit Rasulullah SAW mengisyaratkan ada 72 macam penyakit yang dapat disembuhkan dengan berbekam, diantaranya :
a.Asam urat, Migrain ,Sinusitis, Darah tinggi, Sakit mata, Jerawat, c.Jantung, Stroke, Sembelit, d.Kolesterol, Sakit gigi, Impotensi, eMasuk angin, Vertigo, Wasir, dll.
Ibnu Sina dalam kitabnya “At-Thibb Al Qanun” menerangkan waktu yang paling baik untuk berbekam adalah pada pukul 14-15 sore karena pada waktu itu pembuluh darah sedang mengembang sehingga akan efektif dalam mencapai tujuan orang berbekam.
Jadi mengikuti prinsip yang sama – kita dapat menguapkan calon pasien bekam selama ½ (setengah) jam – istirahat selama 15 menit – dan kemudian mulai dibekam.
Nabi SAW bersabda, “Berbekam dalam keadaan perut kosong adalah obat, tetapi menjadi penyakit jika dilakukan dalam keadaan perut penuh.” Rasulullah SAW memuji orang yang berbekam.Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa berbekam pada tanggal 17, 19 dan 21 (bulan Hijriyah), maka dia akan sembuh dari setiap penyakit.” (H.R. Abu Dawud). Dari pernyataan tersebut di atas, Rasulullah SAW memberikan petunjuk kepada ummatnya bahwa Bekam Efektif dapat dilakukan setiap bulan dan sekurang-kurangnya satu kali dalam seumur hidup. Allah SWT mengkhususkan satu bulan dalam satu tahun yaitu bulan Romadhon untuk mensucikan ruhani manusia beriman dengan berpuasa. Dan untuk mensucikan jasmaninya, Rasulullah SAW menganjurkan berbekam.

2. Rasulullah selalu menjaga kesehatan lambung

Dalam sebuah riwayat dari Abu Hurairah menyebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda ,” Lambung adalah kolamnya tubuh dan pembuluh darah bersumber darinya. Jika lambung baik, maka pembuluh darah yang keluar darinya pun akan sehat. Dan jika lambung itu sakit, maka pembuluh darahnya pun akan sakit”

Dalam riwayat yang lain, Rasulullah juga penah bersabda, "Tidak ada bejana yang diisikan oleh anak adam yang lebih keji selain daripada perut. Cukuplah bagi anak Adam dengan beberapa suapan untuk menegakkan tulang sulbinya (tulang belakang). dam sekiranya ia terpaksa melakukannya juga, maka 1/3 untuk minuman, 1/3 untuk makanan, dan 1/3 untuk nafasnya" (H.R Tirmizi)

Sesuai dengan perintah Allah dalam surat Al A'raf :31

Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebih-lebihan

Ketika kita membaca hadist Rasulullah sepertinya tidak ada satu kalimatpun yang dapat kita keluarkan untuk membantah kenabian dan kerasulan beliau...dengan pengetahuan yang bersumber dari Allah.Sebagai seorang nabi yang ummi, beliau ternyata telah mengetahui tentang sistem anatomi tubuh jauh 14 abad yang lalu sebelum ilmu kedokteran berkembang.

Banyak sekali hadist Rasulullah yang mengajarkan kita untuk menjaga kesehatan lambung secara kontinyu.
diantaranya :
`Rasulullah mengajarkan kita untuk berpuasa
`Rasulullah memberikan contoh dengan sikap duduknya ketika makan
`Rasulullah mengajarkan cara makan dengan menggunakan tiga jari
`Rasulullah mengajarkan cara mengunyah makanan sebanyak 33 kali
`Rasulullah mengajarkan kita untuk makan ketika lapar dan berhenti makan sebelum kenyang
`Rasulullah mengajarkan kita untuk mengkonsumsi madu dalam segelas air dingin setiap pagi sebelum makan
`Rasulullah me
ngajarkan pola tidur yang baik
`Rasulullah mengajarkan untuk tidak menjadi pendendam
`Rasulullah mengajarkan untuk makan dari makan yang halal dan thayyib
`Rasulullah mengajarkan untuk tidak memakan yang tak disukai dengan tidak mencela makanan tersebut
`Rasulullah mengajarkan kita untuk tidak mencampur dua makanan dari unsur yang sama dan menganjurkan kita untuk mencampurkan 4 unsur yang berbeda dari makanan kita (teori keseimbangan ibnu sina)


3. Rasulullah memiliki pola tidur yang baik


"Maha Suci Allah yang di tangan-Nya lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?" (Al Mulk :1-3)


Sistem pengobatan sunnah Rasul adalah sistem pengobatan yang selalu mengutamakan prinsip keseimbangan. "It is not germ cause disease but it is disease cause germ" artinya bahwa penyakit yang timbul pada tubuh kita bukan disebabkan oleh kuman tetapi keseimbangan tubuh kita yang tidak baik menyebabkan kuman begitu mudah aktif dan menyerang tubuh.
Pada dasarnya tubuh kita memiliki gelombang/medan elektromagnetik yang stabil (baca tulisan di blogs ini tentang tawazun/mengenal Allah) namun ketika tubuh ini sedang dalam keadaan tidak baik, maka medan elektromagnetik yang ada di dalam tubuh kita menjadi tidak stabil.

Ketidakstabilan Medan Elektromagnetik (MEM) ini sangat mempengaruhi sistem hormon, sistem syaraf dan sistem imunitas tubuh kita.Kenapa? karena otak berperan untuk mengendalikan naluri dan emosi manusia, yaitu yang mempunyai kelenjar induk yang mengatur klenjar-kelenjar hormon dalam tubuh. Hormon memiliki hubngan yang penting dengan rangkaian syaraf. Apabila tedapat gangguan system hormon dan system syaraf, maka bisa dipastikan seseorang memiliki masalah terhadap tidur.

Dengan kata lain seorang yang tidak memiliki kualitas tidur yang baik, memiliki gangguan Medan Elektromagnetik yang mengganggu kestabilan hormon, sistem syaraf dan sistem imunitas tubuh.

Beberapa penyakit yang terkadang timbul akibat gangguan MEM
1. Masalah peredaran darah (blood circulation)
Aliran darah ditentukan oleh kerja hormon dan diaktifkan melalui penyelarasan MEM. Hal ini bisa kita lihat melalui orang yang mukanya menjadi merah apabila sedang marah

2. Masalah pencernaan
Dalam hal ini kimia tubuh tidak mampu mengikat nutrien secara sempurna.

3. Masalah jantung/pembuluh darah (cardiovaskular)
Ketika tidur darah mengalir deras ke pembuluh-pembuluh darah dalam rangka proses pembaikan jaringan yang rusak. jadi bisa dibayangin kalau kualitas tidurnya tidak baik...

4. Lemahnya sistem imunitas.
Allah telah memberikan sinyal kepada kita bahwa adakalanya ketika kita sedang sakit, kita akan merasa sangat mengantuk.dalam hal ini rasa ingin tidur akan mengembalikan dan meningkatkan sistem imunitas tubuh (makanya kalo ngantuk jangan ditahan-tahan...)

5.Berlakunya kerusakan jaringan otot.
Seorang yang sukar tidur terkadang merasakan sakit pada otot dan persendian, dll

6. Penyakit auto imun (autoimmune disease)
Para ahli pengobatan banyak yang gagal mencari penyebab terjadinya autoimun seperti kanker, SLE, arthritis, dll. Padahal sebagian besarnya berasal dari gangguan MEM. Contoh sebelum menderita kanker payudara biasanya didahului oleh susah tidur.

7. Gangguan pertumbuhan.
Hal ini disebabkan rendahnya pengeluaran hormon pertumbuhan (Human Growth Hormone/HGH)

8. Penuaan Dini (Premature Aging)
Dalam hal ini beberapa tanda kelemahan organ ditunjukkan oleh : Lemahnya penglihatan, Lemahnya pendengaran, Lemahnya daya ingat, Lemahnya fisi Lemhnya sexual, Lemahnya daya tahan tubuh dari berbagai penyakit.

Mungkin kita pernah memperhatikan bahwa ketika seseorang sudah mulai menginjak usia tua, biasanya tidurnya semakin pendek dan tidak berkualitas.

Bangsa Hunza di himalaya mempunyai masa hidup yang panjang-panjang (>100 tahun).Kenapa? karena mereka memiliki resep rahasia yang disebut deep sleeping (tidur yang berkualitas)

Beberapa terapi yang bisa digunakan untuk menghasilkan deep sleep :
1. Bacalah Al Quran. Karena 50% kesembuhan penyakit datang dari spiritual kita sedangkan 20 % Mental, 20% emosi ,dan 10 % berasal dari obat.

2.Madu : Ibnu Sina mengobati penyakit sukar tidur dengan madu yang dicampur air panas.

3. Bunga : mandi bunga/aromaterapi dapat menstabilkan MEM, minyak bunga untuk aromaterapi yang terbaik adalahJasmin, Cendana, Melati, dll.
Jenis-jenis herba lain yang dapat membetulkan MEM, biji habbatussaudah, pegaga, mengkudu, Roselle, pepaya, Kurma, buah tin, kismis, ketimun,dll.
Jenis-jenis ikan yang dapat membetulkan MEM, Tenggiri, sarden, solomon, kod, dll
Jenis garam : garam dapur dan garam bukit.

4. Susu
5. Sujud dan puasa
dalam hal ini aliran darah yang membawa oksigen hanya dapat dialir ke otak melalui keadaan bersujud. Puasa akan memaksa otak untuk melakukan pengimbangan MEM sehingga kita dapat melihat bahwa dalam keadaan berpuasa otak akan banyak seali mengeluarkan omega 3.

Sejatinya tidur mengembalikan vitalitas tubuh, merelaksasikan otot-otot dan memperbaharui sel-sel yang rusak. Peryataan tersebut bukan tak beralasan, seperti yang dipaparkan dalam surat An-Naba’, “Dan Kami jadikan tidurmu sebagal pelepas lelah bagimu.” Dengan kata lain tidur merupakan kebutuhan yang tidak bisa tidak. Banyak hikmah dapat diambil dari tidur. Seperti kisah Ashabul Kahfi, Allah menidurkan ketiga pemuda itu selama 390 tahun. Sungguh waktu yang tidak sebentar. Perkara tersebut dijelaskan dalam Al-Qur’an, “Hakikat waktu berada dalam genggaman Allah, tidur dalam rangka mewujudkan pengabdian pada Allah, tidur dengan cara yang benar.” (Al Kahfi:18)

Oleh sebab itu, hindarkan tidur mubazir alias sia-sia. Akan tetapi kecendrungan hasrat manusia untuk tidur lagi dan lagi sulit diredam. Banyak yang salah salah kaprah dengan tidur sebegai istrihat. Hendaknya tidur yang notabene dapat melupakan beban masalah sesaat itu berkualitas lagi diridhoi-Nya. Rasulullah saw pernah mengajarkan bagaimana tidur yang berkualitas. Tidur berkualitas mengacu pada pola hidup sehat nan islami.

Bagaimana tidur sehat ala Rasulullah? Sebelum tidur biasakan membersihkan diri dengan berwudhu’ dan bersiwak (menggosok gigi). Meskipun cuma tidur bukan berarti seenak udel saja. Tidurlah dengan pakaian yang pantas, jangan pakaian yang menyiksa raga seperti ketat dan menyesakkan sehingga mengganggu ketentraman tidur. Ada baiknya sebelum tidur untuk membersihkan tempat tidur agar tidur terasa nyaman. Jangan sampai lupa berdo’a dan berdzikir. Dengan berdoa’ dan berzikir Insya Allah terhindar dari mimpi buruk.

Tidurlah dengan posisi tidur miring ke kanan dan menghadap kiblat sebagaimana yang diajarkan nabi, “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Sedangkan tidur bertumpu pada sisi kiri badan berbahaya bagi kesehatan, karena dapat menghimpit posisi jantung akibatnya sirkulasi darah ke otak terganggu. Tidur miring ke posisi kiri mengakibatkan seseorang mengalami mimpi buruk (nightmares). Dan janganlah tidur tertelungkup (tengkurap), Allah sangat murka dengan posisi tidur seperti itu. Sedangkan tidur dengan posisi tertelentang bencana buat tulang belakang. Hal tersebut dapat menekan atau menyesakkan tulang belakang.

Tidur jangan kelewat malam, apalagi begadang mengerjakan hal-hal yang tidak bermanfaat. “Bahwasanya Rosululloh sholallahu ‘allaihi wassalam membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Tidak itu saja tidur terlalu malam kurang berdampak buruk pada kesehatan. Dan disunnahkan lagi agar tidur tidak berlawan dengan arah magnet bumi. Sehingga arus magnet bumi mengalir tanpa gangguan. Dan posisi ini disenyalir membawa positif bagi sistem syaraf.

Jika telah mengikuti apa yang dikatakan Rasulullah, niscaya apa yang diharapkan dari tidur berkualitas didapat dan kesehatan pun terjaga. Dan waktu subuh yang penuh berkah pun tidak terlewatkan dengan percuma.


4. Rasulullah senantiasa berolahraga dan mengatur gerakan sholat dengan baik.

Nabi Muhammad saw, menurut sebuah hadis  riwayat Imam Bukhari, menganjurkan para sahabatnya
(termasuk seluruh
umat Islam yang harus mengikuti sunnahnya) agar mampu menguasai
bidang-bidang olah raga. Terutama berkuda, berenang, dan memanah.

Tiga jenis olah raga yang dianjurkan Nabi Muhammad saw itu, dapat dianggap
sebagai sumber dari semua jenis olah raga yang ada pada zaman sekarang.
Ketiganya, mengandung aspek kesehatan, keterampilan, kecermatan,
sportivitas, dan kompetisi.

Zaman perang

Ketika Nabi Muhammad saw mulai menyebarkan dakwah Islamiyah di Jazirah
Saudi Arabia, abad 7 Masehi, secara politik dan kemiliteran, dunia
terpusat dalam dua kekuatan negara super power, yaitu Romawi di belahan
barat dan Persia di timur. Di kedua negara tersebut, berkembang berbagai
jenis olah raga yang mengandalkan kekuatan otot.

Di Romawi, pertarungan antara jago-jago berkelahi (gladiator) melawan
binatang buas (singa dan harimau) atau sesama gladiator, merupakan hiburan
menarik.

Sedangkan di Persia, gulat dan angkat besi menjadi primadona. Para juara
gulat Persia, yang berhasil mengalahkan pegulat-pegulat dari luar negeri,
mendapat penghormatan dan kedudukan istimewa. Raja Persia legendaris,
Rustum dan Kaikobad, adalah para pegulat yang mahir menggunakan gada baja.
Raja Rustum dan Kaikobad berhasil memadukan ketangguhan gulat dengan
kemahiran angkat besi menjadi andalan di medan perang.

Antara Romawi dan Persia pernah terjadi perang. Semula, kejayaan para
gladiator Romawi tak berkutik di hadapan juara gulat dan angkat besi
Persia. Tetapi, pada perang pembalasan beberapa tahun kemudian, pasukan
Romawi berhasil membalas kekalahan. Para pegulat Persia kalah. Peristiwa
perang antara Romawi dan Persia ini diabadikan di dalam Alquran surat Ar
Rum ayat 1-4.

Mungkin anjuran Nabi Muhammad saw agar umat Islam menguasai olah raga
berkuda, memanah, dan berenang, terinspirasi oleh peperangan Romawi-Persia,
yang hanya mengandalkan kekuatan otot perorangan belaka. Nabi Muhammad saw
berpikir lebih maju lagi, peperangan Romawi-Persia kurang diimbangi
kecerdasan otak yang membentuk kerja sama tim.

Olah raga berkuda, memanah, dan berenang, selain memerlukan kekuatan fisik,
juga membutuhkan intelektualitas yang tinggi. Pada zaman kejayaan Islam,
pasca-Nabi Muhammad Saw (antara tahun 750-1924), kekuatan para prajurit
Islam benar-benar tertumpu pada keahlian berkuda, memanah, dan berenang.

Ketika menaklukkan Mesopotamia (Irak) dan Persia (Iran), pasukan Muslim
terdiri dari para penunggang kuda yang piawai. Mereka juga harus mampu
berenang mengarungi sungai-sungai Tigris dan Eufrat, serta menembus
sasaran dengan panah (cikal bakal pasukan kavaleri dan artileri sekarang).

Begitu pula dengan pasukan Turki Ustmani di bawah Sultan Muhammad Al Fath.
Ketika merebut Konstatinopel pada abad 14, harus terlebih dulu berenang
mengarungi Selat Bospurus (karena laju kapal dihadang oleh armada Romawi
Byzantium di sepanjang pantai), baru naik kuda untuk mengobrak-abrik
pasukan musuh dengan serangan panah bertubi-tubi.

Bahkan pada zaman Nabi Muhammad saw, ketika terjadi perang-perang besar
melawan kaum musyrikin dan kafirin, adu kepandaian berkelahi orang per
orang --baik menggunakan tangan kosong, maupun menggunakan senjata (pedang
atau tombak)-- seakan-akan menjadi tradisi "pembukaan perang" massal.

Pada Perang Badar (bulan Ramadan tahun 2 Hijrah), misalnya, Sayyidina Ali
dan Sayyidina Hamzah tampil melawan jago-jago berkelahi dari pihak kafir
Quraisy. Setelah jago-jago Quraisy tersungkur mati, barulah perang massal
dimulai.

Dalam keadaan berpuasa waktu itu dan berkekuatan 313 orang saja, umat Islam
berhasil mengalahkan para musyrikin Quraisy yang berjumlah 950 orang dan
dipimpin para pakar perang berpengalaman, seperti Abu Jahal, Abu Lahab, Abu
Sufyan, dan Khalid bin Walid. Kemenangan kaum Muslimin dalam perang Badar
tercantum dalam Alquran, surat Al Anfal ayat 1-10.

Setelah perang Badar, kekuatan militer umat Islam mulai terorganisasi. Ada
pasukan berkuda (kavaleri) dan pasukan pemanah (artileri), serta pasukan
darat (infanteri). Kondisi fisik mereka benar-benar terjaga, walaupun
dalam keadaan aman mereka menjalankan profesi lain, seperti berdagang,
mengajar, bertukang, dan sebagainya. Hanya, begitu dimobilisasi untuk
menghadapi serangan atau harus menyerang, fisik dan mental mereka sangat
siap.

Dari peristiwa perang yang langsung dipimpin Nabi Muhammad saw (disebut
"
gazwah") atau direstui beliau tanpa ikut memimpin (disebut "sariyah"),
kaum Muslimin nyaris tak pernah mengalami kekalahan fatal. Hanya kalah
pada fase-fase tertentu, seperti dalam perang Uhud, akibat kelalaian
pasukan pemanah mengantisipasi serangan pasukan kavaleri musuh. Namun
segera dapat dikonsolidasikan kembali. Pasukan Islam berhasil lolos dari
kekalahan meski kehilangan beberapa tokohnya. Antara lain, Sayyidina
Hamzah.

Juga dalam perang Hunain. Ini akibat kelengahan pasukan Islam yang merasa
takabur. Karena merasa kuat dan berpengalaman dalam perang-perang
sebelumnya, mereka akhirnya kena sergap pasukan musuh yang memanfaatkan
kelalaian. Ini pun dapat segera diatasi, setelah pasukan Islam mendapatkan
kembali kesadaran kolektif dan tanggung jawab tugas masing-masing.

Prestasi gemilang umat Islam dalam berperang sambil menjalankan ibadah
puasa, selain perang Badar, adalah "Futuh Mekah". Penaklukan Kota Mekah
pada tahun 8 Hijirah. Umat Islam yang sedang berpuasa, dipimpin langsung
oleh Nabi Muhammad saw, berhasil merebut Kota Mekah dari kekuasaan kafir
Quraisy. Dengan demikian, umat Islam yang dulu harus hijrah (pindah) ke
Madinah selama 8 tahun, dapat kembali ke tanah kelahirannya dengan penuh
kebanggaan dan kegembiraan.

Setelah kejayaan umat Islam meredup --terutama setelah khilafah Islam Turki
Ustmani runtuh (1924)-- prestasi fisik dan mental umat Islam amat merosot.
Mereka kehilangan kepercayaan diri untuk bersaing dengan umat atau bangsa
lain. Akibatnya, banyak umat Islam menghindar dari berbagai ajang kegiatan
yang membutuhkan ketahanan lahir dan batin itu. Bahkan, muncul anggapan
bahwa permainan atau olah raga itu termasuk laghwun (sia-sia) dan
ghafilun (lalai). Perbuatan itu dianggap mengandung unsur hura-hura dan
melupakan urusan agama (ibadah).

Untunglah, akhir-akhir ini muncul kesadaran bahwa antara olah raga dan
ibadah dapat dipadukan secara harmonis. Baik melalui pengaturan waktu
(berhenti untuk salat dan mengurangi porsi latihan fisik untuk menjaga
puasa), maupun pengisian kegiatan dengan menggunakan praktik zikir.

Setiap gerakan diisi dengan wirid yang mengandung pujian dan hubungan tak
terputus dengan Allah SWT. Di beberapa negara berpenduduk mayoritas Muslim
(termasuk di Indonesia), sekarang bermunculan model-model olah raga yang
bertitik tolak dari zikrullah (senantiasa mengingat Allah). Hitungan,
aba-aba, atau variasi nyanyian pemanis gerak menggunakan Asmaul Husna atau
Shalawat.
(http://www.mail-archive.com/jamaah@arroyyan.com/msg04647.html)